Thursday, September 14, 2017

CARA MENGGUNKAN TERMOMETER ALKOHOL

Pengertian

Disesi ini saya akan menjelaskan cara menggunakan termometer alkohol. Tapi sebelum membahas cara menggunakan termometer, saya harapkan saudara sudah memahami pengertian dan fungsi dari termometer. Jika belum paham silahkan buka Termometer.
Termometer alkohol merupakan termometer terobosan terbaru pengganti termometer merkuri. Hal ini mengingat bahaya merkuri jika kontak langsung dengan manusia.  Termometer alkohol paling banyak digunakan dipasaran karena harganya yang terjangkau oleh semua kalangan.
Termometer alkohol merupakan termometer yang menggunakan alkohol sebagai zat cair termometrik. Alkohol peka terhadap kenaikan suhu kecil, sehingga kenaikan suhu kecil dapat terlihat dengan teliti. Namun alkohol tidak cocok untuk pengukuran suhu yang terlalu tinggi karena titik didih alkohol hanya 78  derajart celcius. Alkohol mempunyai titik bekunya sampai -112 derjat celcius, sehingga dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah. Akan tetapi dalam penggunaan termometer kita harus memperhatikan jenis dan fungsi termometer tersebut.
Ada beberapa macam jenis termometer yang menggunakan zat pengisi alkohol. misalnya termometer untuk ruangan, termometer untuk suhu badan ,termometer untuk referigrator dll. Termometer tersebut didesain khusus untuk mengukur suhu sesuai dengan fungsinya.

Bagian-Bagian Termometer

Sebelum menggunakan termometer alkohol sebaiknya sudah memahai bagian-bagian dari alat tersebut. Adapun bagian-bagian dari termometer tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Untuk mempermudah  pembacaan skala, produsen memberi warna merah pada alkohol ( pengisi termometer ) dan background berwarna putih.

Cara menggunakan Termometer Alkohol

  1. Sebelum menggunakan termometer  hal yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa termometer tersebut dalam kondisi bersih, baik dan normal.
  2. Jika diperlukan, gunakan tiang penyangga sebagai alat bantu untuk menyangga termometer.
    Statif Penyangga
  3. Masukkan termometer kedalam zat cair sekitar 3-5 menit. Posisi Reservoir kurang lebih berada ditengah-tengah dari zat yang diukur suhunya. Tujuannya adalah agar suhu yang didapat merupakan suhu rata-rata dari zat tersebut.
    Posisi reservoir
  4. Perhatikan pengisi termometer yang berwarna merah ( alkohol ) berhenti pada angka berapa. Perhatikan pula skala yang tertera pada termometer.
    Hasil Pengukuran
  5. Catat hasil pengukuran suhu.
  6. Kemudian angkat termometer
  7. Apabila hendakmelakukan pengukuran kembali, maka tunggu beberapa saat sampai termometer siap untuk digunakan kembali.
  8. Lakukan kembali seperti langkah diatas.
  9. Apabila sudah selesai, silahkan cuci termometer dan simpan ditempat yang aman.


Demikian pembahasan singkat cara menggunakan termometer alkohol. Mohon maaf apabila dalam penyampaian terdapat kesalahan. Kami sangat mengharap saran dai para pembaca sehingga menjadi lebih baik lagi.

Silahkan tetap stay di www.infolaborat.com untuk informasi seputar laboratorium. 

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar