Monday, February 27, 2017

pH Meter

pH Meter

   
     pH Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar keasaman / kebasaan suatu larutan / bahan. Larutan / bahan bisa dikatakan netral apabila nilai pH bahan tersebut pada suhu 25 o C adalah 7,0. Larutan dengan pH kurang dari 7 bersifat asam, dan larutan dengan pH lebih dari 7 dikatakan bersifat basa atau alkali. Pengukuran pH sangatlah penting dalam bidang yang terkait dengan kehidupan atau industri pengolahan kimia seperti kimia, biologi, kedokteran, pertanian, ilmu pangan, rekayasa (keteknikan), dan oseanografi. Tentu saja bidang-bidang sains dan teknologi lainnya juga memakai meskipun dalam frekuensi yang lebih rendah.

      Pengukuran pH bisa dilakukan dengan menggunaakan kertas lakmus (merah / biru), pH indikator Universal ( pH-indikator strips), pH meter dll . Namun pengukuran pH dengan menggunakan pH meter mempunyai tingkat ketelitian  paling tinggi.

 Ada 2 jenis pH meter yang sering digunakan yaitu

1.    pH meter analog
       Hasil pengamatan pH ditunjukkan pada jarum yang mengarah pada skala tertentu.

2.    pH meter digital

      Hasil pengukuran pH langsung ditampilkan dalam bentuk digit angka


Bagian-bagiang pH meter




Keterangan :

  1. BNC conector untuk pH ( or ORP) electrode
  2. Liquid Crystal Display (LCD)
  3. Tombol mV, untuk menampilkan mV (ORP) pembacaan ketika elektroda ORP atau mV setara dengan nilai pH ketika menggunkan elektroda pH
  4. Trimmer untuk kalibrasi pH OFFSET
  5. Trimmer untuk kalibrasi pH SLOPE
  6. Tombol oC untuk menampilkan pengukuran suhu
  7. Tombol pH , untuk menampilkan nilai pH
  8. Tombol ON/OFF
  9. Soket konektor untuk pengukur suhu

Cara menggunkan pH Meter Digital (HANNA HI 83141) :


  1. Hubungkan  electroda ORP / BNC untuk pH dan pengukur suhu, kemudian nyalakan dengan menekan tombol ON
  2. Buka penutup elektroda, basahi elektroda ORP dan pengukur suhu dengan menggunakan menggunakan larutan pH 7.01, kemudian rendam elektroda dan pengukur suhu didalam larutan buffer pH 7.01. Putar (aduk) dengan hati hati dan tunggu beberapa saat supaya elektroda menjadi stabil dan mencapai keseimbangan panas.
  3. Tekan tombol oC untuk menampilkan suhu buffer
  4. Tekan tombol pH untuk membaca hasil pengukuran pH
  5. Sesuaikan OFFSET trimmer dengan melihat nilai pH dengan suhu (lihat table dibawah)
  6. Kalibrasi ( 2 nd Calibration point) dangan cara biilas dan rendam pH elektroda dan pengukur suhu didalam larutan buffer 4.01 (bahan asam / aside ) atau buffer pH 10.00 (bahan bersifat basa /alkali) dan diaputar 
  7. Tunggu beberapa menit dan sesuaikan SLOPE trimmer  dengan membandingkan hasil pH dan suhu ( lihat table dibawah)
  8. Celupkan Kembali elektroda pH dan pengukur suhu pada sampel yang akan dicari pH -nya.
  9. Bersihkan kembali elektroda dengan membilas dengan aquades / air
  10. Tutup elektroda dengan cup penutup elektroda
  11. Matikan pH meter dengan menekan tombol ON/OFF sampai layar mati.
  12. Simpan ditempat yang kering dan tidak terkena matahari secara langsung
Temp
pH Values
oC
4.01
7.01
10.01
0
4.01
7.13
10.32
5
4.00
7.10
10.24
10
4.00
7.07
10.18
15
4.00
7.04
10.12
20
4.00
7.03
10.06
25
4.01
7.01
10.01
30
4.02
7.00
9.96
35
4.03
6.99
9.92
40
4.04
6.98
9.88
45
4.05
6.98
9.85
50
4.06
6.98
9.82
55
4.07
6.98
9.79
60
4.09
6.98
9.77
65
4.11
6.99
9.76
70
4.12
6.99
9.75




Catatan : elektroda seharusnya terendam sekitar 4 cm (1(1 )/2") didalam larutan dan pengukur suhu seharusnya berada didekat elektroda




Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/PH
instruction Manual Hanna HI 83141

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar